Pitlord akhirnya secara resmi diperkenalkan kepada publik

Pitlord

Pitlord

Kehadiran yang di tunggu tunggu, ini mungkin kata yang tepat untuk menjelaskan posisi Pitlord di mata gamer DOTA 2 selama ini. Bagaimana tidak? Terlepas dari semua spekulasi yang menyebar dan update di layar belakang yang memberikan sinyal kehadiran hero yang cukup populer di DOTA pertama ini, ia tak kunjung datang. Bukan masalah skill atau peran dalam pertempuran saja, namun fakta bahwa ia akan jadi hero terakhir yang belum muncul dari DOTA 1 membuat posisi Pitlord jadi istimewa. Untungnya, penantian gamer DOTA 2 di seluruh dunia akhirnya berakhir. Pitlord akhirnya secara resmi diperkenalkan kepada publik lewat event The International 2016!

[irp]

Lewat event All-Star Match yang didesain sebagai pertandingan persahabatan penuh kesenangan dalam format 10 vs 10, Ice Frog akhirnya secara resmi memperkenalkan wujud Pitlord kepada publik. Bentuk bongsor dengan animasi skill yang keren menjadi highlight, dengan sedikit aksi yang mampu ia lakukan. Namun karena berpotensi terkena masalah trademark dari Blizzard, hero yang satu ini resmi menyandang nama baru sebagai – Underlord. Valve sendiri baru akan melepas hero ini pada tanggal 23 Agustus 2016 mendatang lewat update terpisah.

 

Hero terakhir yang akan diadaptasikan DOTA pertama – Pitlord akhirnya akan tiba di DOTA 2 dengan nama Underlord. Ia akan tersedia tanggal 23 Agustus 2016 mendatang.

Hero terakhir yang akan diadaptasikan DOTA pertama – Pitlord akhirnya akan tiba di DOTA 2 dengan nama Underlord. Ia akan tersedia tanggal 23 Agustus 2016 mendatang.

Ini tentu saja jadi berita bahagia untuk gamer DOTA 2. Mengapa? Bukan saja karena kita akhirnya berkesempatan untuk mencicipi Underlord secara langsung, tetapi juga potensi masa depan DOTA 2 itu sendiri. Seperti yang kita tahu, Underlord akan jadi hero terakhir yang diadaptasikan dari DOTA pertama sehingga apapun hero selanjutnya yang akan muncul dari tangan IceFrog untuk DOTA 2 akan berakhir jadi karakter original yang memang sengaja dikembangkan untuknya. Ini tentu saja membuka banyak ruang untuk game MOBA yang satu ini. DOTA 2 is now completed!

 

author