Turnamen Game Diganjar Miliaran

No comment 275 views

dota

Jumlah hadiah yg dikucurkan pd the international dota 2 championship 2016 (ti6) disebut sbg hadiah terbesar selama sejarah e-sport, yakni usd 20,7 juta dan setara rp. 271,3 miliar

dengan jumlah hadiah yg begitu besar, tidak segelintir orang yg berpikir apakah hadiah tsb tak berlebihan? bahkan juga cuma untk sebuah turnamen game

hanya saja pendapat ini disanggah oleh salah seorang pengamat industri game indonesia, sofian rustiawan. menurutnya, malah hadiah yg besar itu mmg telah sepantasnya diberikan kepada gamer. malahan bila dapat lebih besar lagi

“game ini telah termasuk ke dlm kategori cabang olahraga modern. memanfaatkan teknologi. wajar sih, malahan seharus-nya mmg lebih besar hadiahnya,” lanjutnya kepada detikinet, senin (15/8/2016)

sofian menilai, makin besar hadiah yg diberikan dapat bermanfaat sbg perangsang supaya banyaknya tim dan gamer yg berpartisipasi
bila dibandingkan dgn jumlah hadiah yg diberikan di pertandingan skala internasional, turnamen di indonesia sendiri masih tetap mempunyai hadiah yg tidak begitu besar. namun, seiring berjalannya saat sofian menilainya perihal itu alami perubahan, sebut saja point blank national championship (pbnc) 2015 yg menghadirkan hadiah sampai miliar rupiah
n1cs marine sukses membawa pulang hadiah rp. 1 miliar dlm turnamen pbnc 2015

“turnamen di indonesia telah mulai berani kasih hadiah yg gede. beberapa vendor, layaknya intel, amd, serta lain-lain telah mulai berani ikut menyumbang hadiah,” ujar sofian

bentuk dukungan yg nyata pun diperlihatkan oleh pemerintah. dari thn 2014, di bawah naungan menpora, sofian serta beberapa teman yang lain mendirikan asosiasi yg di beri nama iespa (indonesia e-sport association)

hanya saja, dukungan pemerintah masih tetap sebatas memberi perizinan. belum berbentuk pemberian dana dan layaknya pemerintah china yg mendirikan stadion khas yg dipakai untk keperluan e-sport

“sekarang pemerintah telah mulai dukung, kasih perizinan diadakan turnamen. bila dahulu kan enggak. malahan adanya yg protes membuat apa kompetisi game? membuat orang menjadi malas belajar,” tutur sofian menirukan

memang diakui bahwasanya untk tahap pendanaan, pemerintah masih tetap belum banyaknya berkontribusi. lantaran untk pendanaan olahraga konvensional saja masih tetap sering terdengar defisit dana, terlebih untk menyokong olahraga digital

sponsor vs pemerintah
selain pemberian hadiah besar, dukungan sponsor kepada tim e-sport dinilai sofian pun jadi sisi yg tidak kalah penting. dukungan sponsor diperlukan supaya tim e-sport indonesia tidak cuma berlaga di tanah air
“tim dan gamer di indonesia menurut saya tak butuh diragukan. mereka jago-jago, cuma kurang latihan saja. nah, di sinilah peran sponsor main-main. dgn ada sponsor, otomatis mereka jadi terpicu semangatnya,” terang sosok yg pun pengurus iespa ini
salah satu tim e-sport handal dlm negeri, nxl> pun menyebutkan perihal sama. sang kapten richard permana menyebut jika pemberian sponsor untk tim e-sport lokal masih tetap melempem
“butuh semacam penyuntik dana dan investor. sama layaknya klub sepak bola,” ujar richard apabila berbincang dgn detikinet
richard serta kawan-kawan di nxl> sendiri, meski telah didukung sponsor oleh beragam macam vendor, masih tetap sering bertanding di luar negeri dgn uang sendiri. tetapi perihal itu tak begitu dipermasalahkan, demi terpuasnya batin
selain sponsorship perusahaan, richard pun tak memungkiri bahwasanya dukungan pemerintah pun musti besar
“dukungan pemerintah! pemerintah di luar sana banyaknya sekali misalnya. sederhananya, internet murah serta cepat, arena e-sport sendiri, serta lain-lain,” pungkasnya.

author